Wali Kota Malang Ingatkan Pentingnya Kualitas Pendidikan

Wali Kota Malang Ingatkan Pentingnya Kualitas Pendidikan

Malang, MC – Kalau ingin membangun bangsa yang kuat, maka mulailah dengan pendidikan. Maka dari itu, untuk merealisasikannya jangan mengutamakan material atau pembangunan fisik, tetapi bagaimana ada keterpaduan antara jasmani dan rohani. Orang yang bahagia dan selamat adalah orang komitmen dan konsisten dalam berbagai hal. Namun, terkadang itu semua tergoyahkan dengan lingkungan sekitar.

Hal itu yang disampaikan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji saat membuka Forum Perangkat Daerah/ Lintas Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja 2021, yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang di Hotel Savana pada Selasa (25/02/2020).

Ditambahkan dia, salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan membudayakan membaca. Dalam membaca, maka harus kontekstual dan jangan tekstual karena efeknya tidak baik. “Pendidikan amat sangat berharga dan menentukan masa depan bangsa. Di sisi lain, seorang guru harus bisa digugu dan ditiru secara keseluruhan,” imbuh Sutiaji.

Lebih jauh pria berkacamata itu menyampaikan bahwa pendidikan berkaitan dengan implementasi perkembangan anak dan budaya terkait bagaimana perilaku. Sehingga antara pendidikan dan kebuadyaan merupakan sesuatu yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan.

“Dunia pendidikan kita masih dipersimpangan karena orientasinya hanya kepada nilai, dan bukan keterpaduan dengan perilaku atau budaya,” urai Sutiaji.

Perilaku anak dan orang tua bahkan pimpinan publik saat ini, terang dia, berbeda dengan tahun 1970-an, di mana di antara mereka terkadang saling menjatuhkan. Oleh seban itu, di sinilah pentingnya membangun dan membentuk karakter anak sebaik mungkin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM mengatakan, melalui gelaran ini diharapkan dunia pendidikan di Kota Malang ini akan lebih baik lagi, khususnya pada tahun 2021 nanti.

“Masukan dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan karena berbagai elemen dunia pendidikan hadir pada acara ini. Seperti komite sekolah dan pemerhati pendidikan,” beber perempuan berhijab itu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *