SPPT PBB Diluncurkan, Bapenda Sediakan Beragam Fasilitas Pembayaran

SPPT PBB Diluncurkan, Bapenda Sediakan Beragam Fasilitas Pembayaran

Klojen (malangkota.go.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang secara resmi meluncurkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2023 di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (30/1/2023).

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan bahwa pajak merupakan kontributor terbesar pendapatan negara

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan bahwa di Indonesia, pajak merupakan kontributor terbesar pendapatan negara. “87 persen APBN kita bertumpu pada sektor pajak, demikian juga di Kota Malang. Maka kearifan lokal kita bangun bersama. Tolong para ASN, panjenengan menjadi contoh pada masyarakat semua untuk patuh membayar pajak,” tuturnya.

Sutiaji menyebutkan sangat diperlukan kesadaran dari warga masyarakat sebagai wajib pajak untuk membayarkan pajaknya secara tepat waktu dan secara digital untuk meminimalisir adanya kebocoran, karena akan mudah dilacak. Hal ini dilakukan agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang dapat terpenuhi secara maksimal.

“Potensi Kota Malang itu tiga sampai lima triliun rupiah. Mestinya bisa kita mencapai itu, asal tidak ada kebocoran, kesadaran masyarakat tinggi, dan orientasinya bukan orientasi memberatkan. Jadi peningkatan pendapatan nanti golnya untuk kesejahteraan masyarakat. Uangnya itu nanti untuk kepentingan masyarakat, membantu orang yang tidak mampu, dan untuk pembangunan Kota Malang,” jelas pria berkacamata tersebut.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Malang Dr. Handi Priyanto, AP, M.Si menjelaskan bahwa dengan diluncurkannya SPPT PBB ini diharapkan SPPT PBB dapat segera didistribusikan kepada wajib pajak (WP) . “Pembayaran diharapkan bisa tepat waktu serta meningkatkan pendapatan pajak daerah khususnya dari sektor PBB,” ujarnya.

Lebih lanjut Handi mengatakan bahwa kini Bapenda telah memiliki portal aplikasi e-SPPT PBB. Dengan demikian jika wajib pajak belum menerima SPPT PBB-nya, wajib pajak bisa membuka dan mencetak secara mandiri dengan memasukkan nomor objek pajak melalui situs https://pajak.malangkota.go.id. Melalui portal aplikasi pajak daerah online ini, masyarakat dimudahkan untuk mengecek tunggakan dan mengetahui PBB yang terhutang.

Diungkapkan Handi, pada tahun 2023 ini SPPT PBB yang akan didistribusikan telah dilengkapi dengan fasilitas pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk mempermudah wajib pajak dalam melakukan pembayaran.

Bapenda Kota malang juga telah bekerja sama dengan toko modern, e-Commerce, dan platform pembayaran online melalui Indomaret, Alfamart, Kantor Pos, Gopay, Tokopedia, OVO, serta melalui agen Laku Pandai Bank Jatim. “Semuanya dilakukan untuk mendekatkan pelayanan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat sebagai wajib pajak untuk melakukan pembayaran PBB,” jelasnya.

Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang pada kesempatan ini juga langsung membayarkan PBB rumahnya di stan-stan pembayaran yang tersedia dalam sesi Gebyar Panutan Pembayaran PBB. Demikian juga para ASN dan tamu undangan yang hadir juga dipersilakan untuk membayarkan PBB.

Sebagai mitra pemerintah untuk mendistribusikan SPPT PBB kepada wajib pajak, pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis SPPT PBB dari Bapenda Kota Malang kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Sadar Pajak Kota Malang, Sinarni. Serta penyerahan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) adalah daftar yang berisi tentang rekapitulasi data objek dan subjek pajak disertai dengan besarnya ketetapan pajak bumi dan bangunan kepada Camat Lowokwaru sebagai perwakilan.

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Malang melakukan penandatangan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur dalam hal pendampingan optimalisasi PAD. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah ini juga diserahterimakan dua unit bus Macito yang merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) Dari J99 Corp.

Pemkot Gelar Sayembara Logo HUT ke-109 Kota Malang

Pemkot Gelar Sayembara Logo HUT ke-109 Kota Malang

Klojen (malangkota.go.id) – Menyambut momen 109 tahun perjalanan usia Kota Malang pada 1 April 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi menggelar sayembara desain logo hari ulang tahun yang mengangkat tema ‘Mandiri, Tangguh dan Berkelanjutan’.

Sayembara Logo HUT ke-109 Tahun Kota Malang

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengungkapkan bahwa inisiatif lomba desain logo tidak lepas dari strategi untuk semakin menguatkan image Kota Malang sebagai Kota Kreatif terkemuka di Indonesia.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk mengangkat potensi kreatif kita. Lomba ini jadi salah satu wadahnya. Para pelaku kreatif dilibatkan penuh termasuk konsep lombanya, artinya subyek dan obyek pembangunan,” ungkap Sutiaji, Jumat (27/1/23).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang Muhammad Nur Widianto, S.Sos menambahkan bahwa konsep sayembara logo tersebut dirumuskan secara kolaboratif bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Malang yang juga turut berperan sebagai tim juri lomba.

“Kami sangat terbantu dengan tim ADGI yang secara historis terus kami kuatkan kolaborasi dari tahun ke tahun mensupport kreativitas desainer grafis kita. Tentunya ini juga menjamin kualitas proses sayembara dan harapannya hasil logo juga memorable,” beber pria yang akrab disapa Wiwid tersebut.

Bak gayung bersambut, Ketua ADGI Chapter Malang, Andreas Syah Pahlevi mengungkapkan menyambut baik inisiatif kolaborasi dari Pemkot Malang dan mengajak insan desainer yang memenuhi kompetensi untuk mengikutinya.

“Saya sangat mengapresiasi upaya Pemkot Malang menggandeng dan mewadahi kreativitas desainer di Malang. Monggo (silakan) kita manfaatkan momen ini untuk menyumbangkan karya terbaik kita untuk Kota Malang,” ajak Andreas.

Sayembara berhadiah belasan juta rupiah yang terbuka bagi warga ber-KTP Kota Malang dan mahasiswa ber-KTM perguruan tinggi di Malang Raya ini dibuka pendaftaran calon pesertanya hingga 9 Februari 2023.

Demi menjaga kualitas, sayembara akan menerapkan seleksi portofolio sebagai mekanisme kurasi awal kompetensi desainer sebelum memasuki fase perancangan, nominasi hingga penetapan pemenang.

Adapun dewan juri sayembara terdiri dari lima orang ahli yang tidak diragukan lagi kapasitasnya di bidang desain grafis, yakni Andreas Syah Pahlevi (Ketua ADGI Malang), Victor Abednego (Dosen), Daru Redono (Praktisi), Papang Jakfar (Desainer maskot OsiJi) dan Zahir Fikri (Pemenang logo HUT ke-108 Kota Malang).

Untuk informasi lengkap terkait sayembara telah dapat diakses pada konten publikasi yang disampaikan melalui akun media sosial Pemkot Malang dan ADGI Malang.

Hadir Dua Unit Baru, Pemkot Malang Kini Miliki Lima Bus Macito

Hadir Dua Unit Baru, Pemkot Malang Kini Miliki Lima Bus Macito

Klojen (malangkota.go.id) – Menjawab tingginya animo warga masyarakat dan wisatawan akan bus wisata Malang City Tour(Macito), kini Pemerintah Kota Malang mendapat tambahan dua armada Macito baru.

Wali Kota Malang Sutiaji menerima secara simbolik tambahan dua armada Macito  program CSR dari Presiden Komisaris J99 Corp Gilang Widya Pramana

Penambahan dua unit bus Macito yang hadir untuk semakin memanjakan warga masyarakat serta wisatawan ini merupakan hasil dari program corporate social responsibility (CSR) atau program tanggung jawab sosial perusahaan dari J99 Corp yang diserahterimakan bersamaan dengan launching SPPT PBB di halaman depan Balai Kota Malang, Senin (30/1/2023).

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengungkapkan pihaknya berterima kasih dan mengapresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh pihak J99 Corp. Ia menyebutkan hal ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menebar kebaikan.

“Fastabiqul Khoirat. Berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan. Mumpung hidup kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan,” tuturnya mengingatkan.

Presiden Komisaris J99 Corp Gilang Widya Pramana mengungkapkan bahwa penyerahan bus ini dilakukan atas upaya untuk berkontribusi yang dapat berdampak bagi masyarakat banyak. Pihaknya pun berharap dengan hadirnya dua bus tambahan Macito ini mampu mendongkrak pariwisata serta perekonomian di Kota Malang.

“Saya berharap dengan hadirnya dua bus Macito ini nantinya akan semakin baik, terutama dalam pelayanan masyarakat. Jadi masyarakat bisa terbantu, pariwisata Malang juga bisa bangkit, dan roda ekonomi yang di Malang juga bisa tergerak,” harapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Drs. R. Widjaja Saleh Putra menyebutkan dengan adanya penambahan unit Macito, kini Kota Malang sudah memiliki total lima unit sehingga nantinya akan ada penambahan rute jelajah Macito yang tentunya akan membantu wisatawan untuk mengenal Kota Malang lebih jauh lagi.

“Dengan adanya lima unit ini tentunya sangat membantu. Sementara ini kami baru memanfaatkan satu unit Macito. Minggu depan insyaallah kamu tambah dua yang sudah di-launching sebelumnya. Untuk dua yang baru datang ini masih dalam tahap persiapan untuk segera dioperasikan,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan pria yang akrab disapa Jaya ini, pihaknya ke depan berencana untuk melakukan kerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Kayutangan Heritage. Sehingga masyarakat yang memanfaatkan bus Macito tidak hanya akan berwisata di sepanjang jalan kawasan Kayutangan saja, tetapi juga bisa mengeksplor bagian dalam Kampung Kayutangan secara keseluruhan.

“Nantinya wisatawan akan diberikan waktu 30 menit, nanti Pokdarwis-nya yang akan menyambut dan mengajak untuk berwisata ke dalam (Kampung Kayutangan Heritage). Jadi wisata ini bukan hanya sekedar di luar saja, tetapi juga ke dalam Kawasan Kayutangan,” pungkasnya.

KPU Kota Malang Lantik dan Ambil Sumpah 171 Anggota PPS

KPU Kota Malang Lantik dan Ambil Sumpah 171 Anggota PPS

Klojen (malangkota.go.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melantik dan mengambil sumpah 171 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Malang untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 di Hotel Savana Kota Malang, Selasa (24/1/2023). Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas.

Wali Kota Malang Sutiaji saat menghadiri   Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Malang 

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa turut hadir pada prosesi pelantikan ini. Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan sangat mengapresiasi dengan animo dan niat baik masyarakat yang ikut seleksi dan akhirnya dilantik untuk menjadi anggota PPS Kota Malang untuk Pemilu 2024.

Pria penghobi olahraga bulutangkis tersebut berharap semoga anggota PPS Kota Malang bisa menjalankan tugas dengan penuh amanah dan mengawal proses demokrasi agar bisa berjalan dengan baik. “Ini kan biaya negara, semoga PPS bisa menjalakan tugas dengan baik sehingga kualitas demokrasi bisa semakin baik,” ucap Sutiaji.

Terlebih saat ini data kependudukan basis yang digunakan adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan) sehingga tidak ada pemilih ganda dan seterusnya. “Tugas mengawalnya nanti kolaborasi bersama Bawaslu untuk mengamankan,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa banyak tugas yang diemban oleh PPS, diantaranya yaitu untuk Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden, sampai nantinya pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi, kota dan kabupaten.

Sementara itu Ketua KPU Kota Malang Aminah Asminingtyas mengungkapkan ada sebanyak 171 orang anggota PPS Kota Malang yang dilantik, dengan rincian 117 laki-laki dan 54 perempuan. Jadi sudah memenuhi keterwakilan perempuan lebih dari 30 persen.
“Pada Pemilu 2024 di Kota Malang nanti ada sebanyak 2.588 tempat pemungutan suara (TPS),” kata Aminah.

Dari TPS sebanyak itu akan menjadi acuan bersama dengan kegiatan Panitia Pemutakhiran Pemilih (Pantarlih) yang akan dimulai pada bulan Februari 2023. Dimana jumlahnya akan sama dengan jumlah TPS yang ada di Kota Malang.

Aminah menambahkan, keberadaan PPS yang telah dilantik ini harapannya akan mampu mendorong dan memotivasi petugas KPPS yang nantinya akan bertugas saat pelaksanaan Pemilu. PPS ini menjadi modal bagi PPK dan KPU Kota Malang untuk melaksanakan Pemilu agar menghasilkan pesta demokrasi yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan pemilu sebelum-sebelumnya.

SUMBERSARI OKE