Mar 06

Sutiaji Imbau ASN Belanja di Pasar Tradisional

 

Imbauan untuk melestarikan pasar tradisional terus digalakkan oleh Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji saat menghadiri program acara Radio Pasar di Pasar Bunulrejo, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (5/3/2019).

Acara RRI Malang dengan tajuk Radio Pasar di Pasar Bunulrejo, Kota Malang, Selasa (5/3/2019).

Turut hadir dalam acara ini Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI, Mistam, S.Sos., M.Si; anggota Komisi XI DPR RI, Dr. Hj. Nurhayati Ali Assegaf, M.Si dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Drs. Wahyu Setianto, MM.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengatakan pasar rakyat di Kota Malang terus berbenah dan akan dilakukan melalui dana pemerintah pusat maupun daerah. Tujuannya agar masyarakat kembali mencintai pasar tradisional.

“Kita ciptakan kenyamanan, kita hilangkan kesan jorok dan kotor di pasar tradisional, bahkan saya menganjurkan agar ASN belanja di pasar tradisional,” ujarnya.

Sutiaji sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada RRI karena melalui program Radio Pasar RRI ini mampu menyebarkan informasi secara luas. “RRI bukan lagi Radio Republik Indonesia melainkan Rumah Rakyat Indonesia artinya milik masyarakat. Kalau dulu menjadi corong pemerintah sekarang menjadi corong rakyat,” terang Sutiaji.

Melalui program Radio Pasar ini, Mistam juga mengatakan dapat menjadi jembatan komunikasi tanpa batas antara masyarakat dengan pemimpinnya serta wakil rakyat.

Radio Pasar mengajak masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional dan mencintai pasar tradisional. “Di pasar tradisional kita bisa saling tawar menawar dan itu tidak terjadi di pasar modern. Ini bisa menjadi ajang kangen-kangenan antara pembeli dan penjual,” kata Mistam.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi XI Nurhayati Ali Assegaf menyampaikan, keberadaan pasar-pasar inilah yang menjaga inflasi supaya tidak ada lonjakan harga, dan dengan keberadaan radio pasar ini bisa terpantau dengan baik sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Saya juga senang belanja ke pasar. Kalau belanja di pasar tradisional, teman-teman saya dulu waktu SMA kebanyakan orangtuanya adalah pedagang di pasar. Oleh karenanya saya selalu mendukung bahwa belanja di pasar tradisional ini jauh lebih bermanfaat daripada belanja di pasar pasar modern,” pesannya.

Di sela-sela kegiatan ini, Wali Kota Malang dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Dr. dr. Asih Tri Rachmi N., MM secara simbolis menyerahkan Kartu Indonesia Sehat kepada lima camat di Kota Malang.

Feb 21

Panduan, Logo dan Agenda HUT ke-105 Kota Malang 2019

I.  TEMA DAN LOGO PERINGATAN HUT KE-105 KOTA MALANG

1.      TEMA  : 

  Bergerak Dalam Harmoni

2.      LOGO :

Logo Format Bitmap (PNG):

Logo Format Vektor (PDF):

Unduh Logo PDF

II. ACARA POKOK

1. Rapat Paripurna DPRD Kota Malang (Sekretariat DPRD Kota Malang)

Hari/Tanggal : Jum’at, 29 Maret 2019
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Gedung DPRD KotaMalang
Pakaian : Malangan
Peserta/Undangan : Forkopimda, DPRD, OPD Pemkot Malang

2. Panjatan Do’a (Bagian Kesra)

Hari/Tanggal : Jum’at, 29 Maret 2019
Pukul : 19.00 WIB
Tempat : Balaikota Malang
Peserta/Undangan : Forkopimda, OPD Pemkot Malang, Camat, Lurah, 6 unsur agama

3. Upacara Bendera (Bagian Umum)

Hari/Tanggal : Senin, 1 April 2019
Pukul : 08.00 WIB
Tempat : Stadion Dalam Gajayana Malang
Undangan : Forkopimda, OPD Pemkot Malang, instansi vertikal, TNI/Polri, Perbankan, Perguruan Tinggi, Tokoh Masyarakat
Keterangan : -Dilanjutkan dengan acara Ramah Tamah di Balaikota Malang (Pakaian : Malangan)

III. ACARA KEGIATAN LAINNYA

1. Pameran Ekonomi Kreatif (Pembukaan Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Pelaku Ekonomi Kreatif di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata serta Pameran 7 (tujuh) Sub Sektor Ekonomi Kreatif Tahun 2019) (Disbudpar Kota Malang)

Hari/Tanggal : Rabu-Kamis, 20-21 Februari 2019
Pukul : 08.00 WIB-selesai
Tempat : Lobi dan Halaman Depan Balaikota, serta sepanjang Jl. Gajahmada Malang

2. Pelayanan Perekaman KTP-El dan Cetak Kartu Indentitas Anak (KIA) (Dispendukcapil)

Hari/Tanggal : Rabu, 20 Februari 2019
Pukul : 08.00 WIB-selesai
Tempat : Halaman Depan Balaikota Malang

3. Launching SPPT PBB dan Pekan Panutan Pajak Tahun 2019 (BP2D)

Hari/Tanggal : Senin, 25 Februari 2019
Pukul : 08.00 WIB-selesai
Tempat : Halaman Depan Balaikota Malang

4. Penyelenggaraan Kegiatan Paralimpyan (Dispora)

Hari/Tanggal : Rabu-Kamis, 27-28 Februari 2019
Pukul : 08.00 WIB-selesai
Tempat : Stadion Gajayana Malang & GOR Ken Arok

5. Festival Bakso – Cwimie dan Mendem Duren 2 (Bagian Umum-Eo DMR)

Hari/Tanggal : Jum’at – Minggu, 15 – 17 Maret 2019
Pukul : 08.00 WIB-selesai
Tempat : Depan Balaikota dan Jalan Gajahmada Kota Malang

6. Pentas Kreativitas Seni (Dinas Budpar)

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu, 16-17 Maret 2019
Pukul : 18.00 WIB-selesai
Tempat : Taman Singha-Lapangan Merjosari Kota Malang

7. Kirab Obor Pramuka 105 Tahun Kota Malang dan 162 Tahun Lord Baden Powel 2019 (Pramuka – P. Heri Sunarko)

Hari/Tanggal: Sabtu, 20 April 2019
Pukul : 18.00 WIB-selesai
Tempat : Start – Balaikota Malang
Finish – Stadion Luar Gajayana Malang

8. Lomba Bola Volley Antar Pelajar SD/MI se-Kota Malang ( Dispora)

Hari/Tanggal: Senin – Kamis, 1 8 – 21 Maret 2019
Pukul : 07.00 Wib.
Tempat : Gor Ken Arok Kota Malang

9. Festival Pasar Rakyat dan Peresmian Pasar Klojen, Pasar Bunul, Pasar Gadang Lama serta Pencanangan Pasar Klojen sebagai Pasar Halal dan Pencanangan Pemakaian Kantong Kertas dalam rangka Ramah Lingkungan (Dinas Perdagangan)

Hari/Tanggal: Selasa, 26 Maret 2019
Pukul : 08.00 Wib. – selesai
Tempat : Pasar Klojen, Jalan Trunojoyo Kota Malang

10. Gelar Tinju “Malang Super Fight ke-26, dan Kejuaraan Tinju Dunia WBC Internasional” dan Malam Anugerah Insan Pers Peduli Pajak Daerah Kota Malang ( BP2D )

Hari/Tanggal: Jum’at, 29 Maret 2019
Pukul : 08.00 Wib. – 23.00 Wib.
Tempat : Halaman Depan Balaikota Malang
Keterangan : Memperebutkan sabuk emas Walikota Malang, Panglima Divisi 2 Kostrad, dan Komandan Yon Bek Ang Divif 2 Kostrad.

11. Jambore Trail Adventure (Kajoetangan Production-Karang Taruna Kota Malang )

Hari/Tanggal: Minggu, 31 Maret 2019
Pukul : 07.00 WIB-selesai
Tempat: Hal. Depan Balaikota Malang

12. Pengajian Akbar Bersama Gus Muwafiq – Yogyakarta, Majlis Ta’lim dan Sholawat Syubbanul Muslimin – Probolinggo (Bagian Umum)

Hari/Tanggal: Minggu, 31 Maret 2019
Pukul : 18.30 WIB-selesai
Tempat: Stadion Dalam Gajayana Malang

13. Pemberian Penghargaan Kompetisi Inovasi Palayanan Publik (KIPP) Kota Malang (Bagian Organisasi )

Hari/Tanggal : Senin, 1 April 2019
Pukul: 09.00 WIB (bersamaan acara Upacara HUT Kota Malang)
Tempat: Stadion Dalam Gajayana Malang

14. Dekranasda Fair 2019 (Dinas Perindustrian)

Hari/Tanggal: Senin-Sabtu, 1-6 April 2019
Pukul: 10.00 WIB-selesai
Tempat: MOG, Jl. Kawi 24 Malang

15. Jambore Onthel Ngalam 2019 (Dispora)

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu, 20-21 April 2019
Pukul: 07.00 WIB-selesai
Tempat: Museum Brawijaya Malang, Jl. Ijen Malang

16. Malang Beautiful Mask Festival (Maxima Production)

Hari/Tanggal: Minggu, 21 April 2019
Pukul: 06.30 WIB-10.00 WIB
Tempat: Depan Balaikota Malang

17. Festival Seni Musik dan Fertival Kuliner Nusantara (Dinas Budpar-Malang Post-Teh Pucuk Harum)

Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu, 27-28 April 2019
Pukul: 09.00 WIB-selesai
Tempat: Lapangan Brawijaya Rampal Malang

18. Jalan Sehat Sadar Pajak VI dan Pesta Rakyat (BP2D Kota Malang)

a. Jalan Sehat Sadar Pajak VI Tahun 2019

Hari/Tanggal: Minggu, 28 April 2019
Pukul: 05.30 WIB-selesai
Tempat: Halaman Depan Balaikota Malang

b. Pesta Rakyat dengan Tema Konser Gebyar Sadar Pajak Tahun 2019

Hari/Tanggal: Minggu, 28 April 2019
Pukul: 18.30 WIB-23.00 WIB
Tempat: Halaman Depan Balaikota Malang

19. Malang Jip Only (Komunitas Pecinta Mobil Jip Malang)
Hari/Tanggal: Sabtu-Minggu , 27-28 April 2019
Pukul: 08.00 WIB-10.00 WIB
Tempat: Start: Depan Balaikota Malang, Finish: GOR Ken Arok

20. Lomba Olahraga Tradisional (Dispora)

Hari/Tanggal: Minggu, 28 April 2019
Pukul: 07.00 WIB-selesai
Tempat: Stadion Luar Gajayana Kota Malang

 

 

Malang, 20 Februari 2019

Panitia Hari-Hari Besar dan Nasional
Kota Malang

Feb 21

Warga Kota Malang Antusias Miliki KTP Elektronik

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) terus menggencarkan perekaman dan pencetakan e-KTP, dengan sistem jemput bola atau mendatangi lokasi-lokasi yang disasar. Seperti pada Rabu (20/02/2019) tim dari Dispendukcapil membuka layanan di depan Balai Kota Malang. Gelaran ini seiring dilaksanakannya pasar kreatif yang dihelat di halaman balai kota setempat.

Ratusan warga Kota Malang rela mengantre dan sangat antusias untuk melakukan perekaman data dan memilikie-KTP, Rabu (20/02/2019).

Tak ayal, sejak pagi ratusan warga mulai memadati dan mengantre di depan mobil pelayanan Dispendukcapil. Tak hanya mengajukan perekaman data dan pencetakan e-KTP, warga pun mengajukan perbaruan e-KTP yang sudah rusak. Sebenarnya pelayanan ini hanya untuk perekaman dan pencetakan e-KTP, terutama bagi warga yang pertama kali mengurus e-KTP.

Namun karena antusias warga sangat tinggi, jadi semua pada akhirnya dilayani, meski para petugas agak kewalahan. Pelayanan ini akan dibuka selama dua hari hingga Kamis (21/02/2019).

Beberapa hal itu yang disampaikan oleh Sekretaris Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Slamet Utomo saat ditemui di sela-sela pelayanan. Usai membuka pasar kreatif, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji meninjau pelaksanaan pelayanan e-KTP ini. Pria berkacamata ini memastikan jika pelayanan berjalan lancar, dan semua peralatan yang digunakan berfungsi maksimal.

Menurut Slamet Utomo, sejauh ini tidak ada kendala apapun dan pihaknya akan melayani masyarakat hingga berakhirnya jam kerja, yaitu pukul 16.00 WIB. “Untuk mengurus dan melakukan perekaman e-KTP ini, warga cukup membawa fotokopi kartu keluarga, dan untuk pelayanan perekaman satu e-KTP hanya membutuhkan waktu antara tiga hingga lima menit,” urainya.

Program jemput bola ini, teranag Slamet, merupakan salah satu program dari pemerintah serta untuk pemenuhan warga negara dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan, yaitu e-KTP. “Kami juga menyosialisasikan pentingnya e-KTP bagi warga, karena kartu identitas ini sangat vital serta multiguna dalam kehidupan. Kalau boleh saya bilang, semua warga wajib memiliki e-KTP, agar jika melakukan berbagai aktivitas terlayani dengan baik,” sambungnya.

“Selain sekolah dan pondok pesantren, kami juga menyasar dan melakukan jemput bola pelayanan perekaman e-KTP ke tempat-tempat strategis lain, seperti rumah sakit, kantor polisi dan kantor kelurahan. Pada pelayanan seperti hari ini, bagi warga yang memiliki kesibukan, setelah melakukan perekaman data, bisa meninggalkan lokasi dan e-KTP bisa diambil di kantor kelurahan domisili pada hari berikutnya,” pungkas Slamet.

 

Feb 21

Wali Kota Malang Ingatkan Pentingnya Melek Teknologi

 

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang menggelar Forum Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja (Renja) 2020 di Hotel Aria Gajayana, Rabu (20/2/2019).

Peserta Forum Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja (Renja) 2020 foto bersama usai acara di Hotel Aria Gajayana, Rabu (20/2/2019).

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji dan narasumber dari dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Dr. M.R Khoirul Muluk, M.Si, Kepala Barenlitbang Kota Malang, Erik Setyo Santoso, ST.,MT.

Erik Setyo Santoso mengatakan bahwa adanya kegiatan ini untuk mendiskusikan dan menjaring setiap masukan peserta melalui forum ini untuk penyempurnaan rancangan renja 2020. Hal ini sesuai dengan Permendagri No. 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata cara Evaluasi RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

“Tahun 2020, Barenlitbang memiliki total enam program sesuai dengan jumlah bidang di Barenlibang dan 81 kegiatan,” jelas Erik Setyo Santoso.

Sementara itu, menurut Sutiaji, pada era digitalisasi saat ini penggunaan teknologi digital sudah tidak bisa dibendung lagi. Karena itu segenap lurah, camat dan seluruh perangkat daerah di Kota Malang harus sudah memanfaatkan kecanggihan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan perencanaan yang baik, akan memudahkan dalam melakukan monitoring dan evaluasi. Saya berharap Kota Malang benar-benar menjadi kota yang melek teknologi bukan hanya berlabel smart city,” tegas Sutiaji.

 

Post sebelumnya «

» Post terbaru