Abah Anton Kunjungi Rumah Warganya Yang Tertimpa Musibah

Abah Anton Kunjungi Rumah Warganya Yang Tertimpa Musibah

Abah Anton Kunjungi Rumah Warganya Yang Tertimpa Musibah

Lowokwaru, MC – Akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (17/2) lalu, rumah Warianto yang merupakan warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru mengalami rusak parah sehingga tidak bisa ditempati lagi.

Wali Kota Malang H. Moch. Anton saat mengunjungi warganya yang rumahnya ambrol karena hujan angin, Senin (22/2)

Setelah kejadian itu, pihak Pemerintah Kota Malang melalui jajaran kelurahan, kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, didukung jajaran Koramil Lowokwaru dan Polsek Lowokwaru bergerak cepat untuk menangani musibah tersebut. Melalui bantuan yang bersumber dari Corporate Social Responsibilty (CSR), kerusakan rumah salah satu warga tersebut ditangani dengan baik.

Guna memastikan pembenahan rumah berjalan dengan baik, Wali Kota Malang H. Moch. Anton melakukan kunjungan ke rumah warganya yang mendapat musibah tersebut serta memastikan jika dia sudah mendapat berbagai bantuan, Senin (22/2).

Sebelumnya BPBD Kota Malang telah memberikan bantuan dua unit terpal, satu unit kompor kayu serbaguna, satu set peralatan dapur keluarga, dua matras, dua tikar, dua selimut, lima set makanan kaleng, dua paket sandang, dan enam paket sembako kepada keluarga korban.

Pria yang akrab disapa Abah Anton itu memberikan apresiasinya terhadap kinerja beberapa instansi terkait untuk penanganan bencana ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, karena tanpa saya perintah, sudah menangani musibah yang dialami warga ini.

Selain memberikan tali asih kepada keluarga Warianto, Abah Anton juga menjanjikan akan segera membedah dan memperbaiki rumah salah satu warganya tersebut. “Jangan khawatir, nanti rumah kamu (Warianto_red) akan diperbaiki. Selain itu, beberapa bagian penting di rumah ini, seperti lantai, kayu penyangga rumah dan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) juga sudah tidak layak, sehingga sudah seharusnya diperbaiki,” imbuhnya, Senin (22/2).

“Bagi semua warga Kota Malang, karena saat ini sedang musim hujan hendaknya selalu waspada dengan berbagai bencana yang bisa saja terjadi setiap saat seperti banjir dan longsor. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah jangan membuang sampah ke sungai serta jangan menebangi pohon secara sembarangan,” pungkas Abah Anton. (say/yon)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2016/02/abah-anton-kunjungi-rumah-warganya-yang-roboh/#ixzz4133AoByo

Bersama Ciptakan Kota Malang Bebas Sampah

Bersama Ciptakan Kota Malang Bebas Sampah

Bersama Ciptakan Kota Malang Bebas Sampah

Klojen, MC – Wali Kota Malang H. Moch. Anton me-launching program Kebijakan Plastik Berbayar sebagai bentuk aksi peduli sampah nasional pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016 yang digelar di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Minggu (21/2).

Wali Kota Malang H. Moch. Anton menyerahkan penghargaan kepada warga kota yang peduli sampah, Minggu (21/2)

Meskipun pagi itu di kawasan Kota Malang diwarnai guyuran hujan gerimis, warga masyarakat tetap tumplek blek di Alun-alun Merdeka Kota Malang pertanda antusiasme mereka yang luar biasa.

Dalam peringatan HPSN 2016 kali ini digelar berbagai kegiatan, mulai dari lomba mewarna, lomba daur ulang sampah, lomba melukis tong sampah, lomba fashion dengan memanfaatkan bahan daur ulang sampah, mancal resik, cabut paku, bagi-bagi sembako, donor darah, dan lain sebagainya.

Wali Kota Malang H. Moch. Anton mengungkapkan, pengelolaan sampah yang menjadi permasalahan itu tidak hanya terjadi di Kota Malang, tetapi juga terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia. Pemerintah Kota Malang bersama masyarakat berkomitmen kuat untuk mengelola sampah agar bisa membawa manfaat dan tidak lagi menjadi sebuah permasalahan.

“Pemerintah Kota Malang bersama masyarakat terus berupaya untuk mengurangi sampah, baik dengan membangun Bank Sampah Malang (BSM) yang mengelola sampah mulai dari hulu hingga hilir,” jelas pria yang akrab disapa Abah Anton itu, Minggu (21/2).

Abah Anton menambahkan, selain dilakukan untuk menciptakan Kota Malang yang bersih, program ini juga dimaksudkan untuk menyukseskan program pemerintah pusat yaitu gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020.

Adanya kegiatan aksi peduli sampah nasional ini juga dimaksudkan untuk memberi pelajaran bagi masyarakat tentang pemanfaatan sampah. Sampah jika dikelola dengan benar, maka bisa dikreasikan menjadi berbagai kerajinan hingga pupuk kompos yang memiliki nilai ekonomi tinggi. (cah/yon)