Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Klojen,MC – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-33 di Stadion Gajayana tahun ini terasa istimewa. Dalam peringatan kali ini Wali Kota Malang, H. Moch Anton bertindak sebagai inspektur upacara, Senin (19/9). Selain itu Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang juga memberikan berbagai penghargaan.

Abah Anton memberikan penghargaan di acara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-3 di Stadion Gajayana, Senin (19/9)

Abah Anton memberikan sertifikat penghargaan dan medali kepada juara pertama senam bugar lansia indonesia tingkat nasional tahun 2016, Rr. Roesminingsih, Juara III Speed Shooting Hand gun / Airsoft guntingkat Provinsi, Piala Raja Sri Sultan Hamengkubuwono X di Yonif 403 WP Yogyakarta, Faizal Adi Nugroho ( Team Bravo Malang), Pemenang Permainan Olahraga Tradisional Se Kota Malang Tahun 2016, Juara II Pemenang Olahraga Tradisional Cabor Egrang se Jawa Timur di Tuban tahun 2016, Shandy Ribawa Kusuma, Mahardik Kristanto, Akhmad Sueb dan Pemenang Lomba Difabel 2016.

Dalam kesempatan itu, Abah Anton berpesan supaya masyarakat Kota Malang tidak melupakan aktivitas olahraga di sela kesibukan masing-masing. Dengan berolahraga secara rutin, diharapkan tingkat kesehatan warga pun akan tetap terjaga.

“Kami harap melalui kegiatan ini bisa menjadi ajang yang bagus bagi masyarakat Kota Malang untuk mengaktualisasikan diri dan giat melakukan olahraga,” imbau Abah Anton.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Drs. Nuzul Nurcahyono mengatakan kegiatan kali ini diikuti sebanyak 4.000 peserta dari TNI/Polri, PNS, KONI dan FORMI, pelajar se Kota Malang.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMP LB Negeri Kota Malang, Asmuin mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Sebab, dengan adanya penghargaan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Malang, dapat memberikan suntikan motivasi bagi mereka untuk terus meraih prestasi.

Seusai upacara dan senam massal, peringatan Haornas Ke-33 ditutup dengan atraksi dari kelompok kesenian barongsai. (cah/may)

Kota Malang Terpilih Sebagai Best Practice Strategi Komunikasi Publik

Kota Malang Terpilih Sebagai Best Practice Strategi Komunikasi Publik

Kota Malang Terpilih Sebagai Best Practice Strategi Komunikasi Publik

Jakarta, MC – Untuk yang keduakalinya, Wali Kota Malang H. Moch. Anton, dipercaya Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, untuk membagi pengalaman dalam mengelola manajemen pemerintah di daerah. Dinilai salah satu daerah yang berhasil mengkomunikasikan kebijakan dan mengkolaborasi elemen yang ada di daerah, Abah Anton didaulat menjadi pemateri best practise dalam membangun strategi komunikasi, pada acara talkshow kebijakan publik yang digelar di Hall LAN RI, Jakarta pada Jumat (9/9).

Talk show Komunikasi Dalam Kebijakan Publik dan Launching Organisasi Profesi Analis Kebijakan dipandu oleh wartawan senior, Desi Anwar, Jumat (9/9)

Dikemukakan Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto, M.Si tantangan terbesar pemerintah adalah menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas. “Salah satu tantangan dari perumus kebijakan adalah mendapat data dan bukti yang memadai. Pada konteks ini, maka tenaga analisis kebijakan menjadi sangat strategis,” ujar Kepala LAN RI.

Acara yang digelar dalam rangkaian launching organisasi profesi analis kebijakan, menghadirkan nara sumber akademisi dari Universitas Queensland Australia, para kepala dinas, pelaku kebijakan publik serta Wali Kota Malang selaku best practice.

Greta Nabbs Keller dari Universitas Queensland, mengkritisi seringnya komunikasi (red. kebijakan) yang dilakukan pejabat di Indonesia mudah diutarakan namun sulit direalisasikan. Seringkali tidak ada konsistensi dan kurang memahami stake holders-nya.

Hal sebaliknya, diutarakan Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang, bahwa berbagai program kegiatan di Kota Malang mampu berjalan baik karena sinergitas komunikasi. “Strategi pentaholixkomunikasi itu yang kita lakukan. Yakni melibatkan, memadularaskan, mengnyinergikan dan intra komunikasi antara elemen pemerintah, akademisi, pengusaha (swasta), masyarakat dan media, yang diantaranya diwujudkan dalam kegiatan blusukan sapa warga setiap dua minggu sekali, ” ujar Abah Anton di depan peserta talk show yang dipandu wartawan senior, Desi Anwar.

Kampung Glintung Go Green, Kampung Warna Warni, Kampung Tridi serta terbentuknya kampung berkarakter lainnya, menjadi beberapa contoh dari produk sinergitas komunikasi. Diikuti para pelaku kebijakan publik, forum yang diinisiasi LAN RI, mendorong agar jabatan fungsional analisis kebijakan publik, diperkuat dan diperbanyak perannya di lembaga lembaga pemerintah. (say/may)

Lomba Desain Prangko Nasional 2016

Lomba Desain Prangko Nasional 2016

Lomba Desain Prangko Nasional 2016

Direktorat Pos, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI akan menyelenggarakan Lomba Desain Prangko Nasional tahun 2016 dengan tema:

“Postcrossing Indonesia Jendela Dunia”

Subtema:

“Berkirim Kartupos Cara Pintar Berkomunikasi untuk Menjalin Persatuan, Persahabatan, dan Persaudaraan antar Bangsa”

Lomba Desain Pranko Nasional 2016 diselenggarakan hingga tanggal 30 September 2016.

Unduh pengumuman Lomba Desain Prangko Nasional 2016 disini

Sumber: https://www.kominfo.go.id/content/detail/7946/pengumuman-lomba-desain-prangko-nasional-2016/0/pengumuman