Gandeng 17 Wilayah, Kota Tangerang Jalin Kerjasama Smart City

Gandeng 17 Wilayah, Kota Tangerang Jalin Kerjasama Smart City

Gandeng 17 Wilayah, Kota Tangerang Jalin Kerjasama Smart City

Implementasi konsep kota cerdas (smart city) yang digagas oleh Pemerintah Kota Tangerang kian hari terus dikembangkan. Menggandeng kurang lebih 17 kota/kabupaten lain dari sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Tangerang akan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Smart City dalam kegiatan Tangerang Smart City Partnership pada Selasa (20/9/2016).
Wali Kota Malang saat hadiri acara Tangerang Smart City Partnership
Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah menyatakan, melalui MoU ini beberapa daerah akan saling berkolaborasi membangun dan mengembangkan daerah secara bersama-sama dengan Kota Tangerang. “Mereka (daerah lain) yang baru memulai akan menggunakan aplikasi dari Kota Tangerang yang akan kita buka dan sharing secara gratis. Sehingga ketika misalnya satu daerah membuka layanan tertentu bisa menggunakan layanan aplikasi Laksa Kota Tangerang. Maka akan terlihat inputnya; Layanan A Pemerintah A by Laksa Kota Tangerang,” ujar Walikota Tangerang usai apel pagi bersama di Puspemkot Tangerang, Senin (19/9). Lebih jauh Walikota mengatakan, melalui kerjsama ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, daerah-daerah akan saling menginput sehingga akan mengefektifkan serta mengefisiensikan kerja satu pemerintah daerah, karena didukung daerah lainnnya. Ia juga mengatakan membangun smart city adalah bersifat continuous improvement sustuinable, yang artinya terus berkelanjutan dan terus diperbaiki. “Ini artinya kita juga dapat dukungan dari daerah-daerah untuk saling menyempurnakan aplikasi yang telah dimiliki, sehingga aplikasi ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Lalu apa manfaatnya buat kita, ya tadi. Kita berbagai pengalaman dengan daerah lain. Apa yang bagus di Kota Tangerang bisa diambil daerah lain, demikian pula sebaliknya, apa yang baik di daerah lain kita bisa adopsi dan dikembangkan,” jelasnya.
sumber:
-http://tangerangkota.go.id/gandeng-17-wilayah-kota-tangerang-jalin-kerjasama-smart-city

Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Abah Anton Bagikan Beragam Penghargaan Di Perayaan Haornas

Klojen,MC – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-33 di Stadion Gajayana tahun ini terasa istimewa. Dalam peringatan kali ini Wali Kota Malang, H. Moch Anton bertindak sebagai inspektur upacara, Senin (19/9). Selain itu Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang juga memberikan berbagai penghargaan.

Abah Anton memberikan penghargaan di acara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-3 di Stadion Gajayana, Senin (19/9)

Abah Anton memberikan sertifikat penghargaan dan medali kepada juara pertama senam bugar lansia indonesia tingkat nasional tahun 2016, Rr. Roesminingsih, Juara III Speed Shooting Hand gun / Airsoft guntingkat Provinsi, Piala Raja Sri Sultan Hamengkubuwono X di Yonif 403 WP Yogyakarta, Faizal Adi Nugroho ( Team Bravo Malang), Pemenang Permainan Olahraga Tradisional Se Kota Malang Tahun 2016, Juara II Pemenang Olahraga Tradisional Cabor Egrang se Jawa Timur di Tuban tahun 2016, Shandy Ribawa Kusuma, Mahardik Kristanto, Akhmad Sueb dan Pemenang Lomba Difabel 2016.

Dalam kesempatan itu, Abah Anton berpesan supaya masyarakat Kota Malang tidak melupakan aktivitas olahraga di sela kesibukan masing-masing. Dengan berolahraga secara rutin, diharapkan tingkat kesehatan warga pun akan tetap terjaga.

“Kami harap melalui kegiatan ini bisa menjadi ajang yang bagus bagi masyarakat Kota Malang untuk mengaktualisasikan diri dan giat melakukan olahraga,” imbau Abah Anton.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Drs. Nuzul Nurcahyono mengatakan kegiatan kali ini diikuti sebanyak 4.000 peserta dari TNI/Polri, PNS, KONI dan FORMI, pelajar se Kota Malang.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMP LB Negeri Kota Malang, Asmuin mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Sebab, dengan adanya penghargaan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Malang, dapat memberikan suntikan motivasi bagi mereka untuk terus meraih prestasi.

Seusai upacara dan senam massal, peringatan Haornas Ke-33 ditutup dengan atraksi dari kelompok kesenian barongsai. (cah/may)