Safari Ramadan, Abah Anton Imbau Orang Tua Waspada

Safari Ramadan, Abah Anton Imbau Orang Tua Waspada

Safari Ramadan, Abah Anton Imbau Orang Tua Waspada

Blimbing, MC – Dalam acara Safari Ramadan pertama kalinya di Masjid Ar Roisiyah di wilayah kelurahan Jodipan, Selasa (7/6), Wali Kota Malang, H. Moch Anton mengajak dan mengimbau para orang tua agar lebih waspada dalam menjaga anak-anaknya. Pasalnya, saat ini rawan terjadi tindak kriminal yang mayoritas dilakukan oleh generasi muda.

Abah Anton foto bersama para pengurus di acara Safari Ramadan di Masjid Ar Roisiyah, wilayah Kelurahan Jodipan, Selasa (7/6)

Pria yang akrab disapa Abah Anton itu menyontohkan, seperti halnya penyalahgunaan narkoba, kekerasan atau pelecehan seksual dan perampokan, sering kali pelakunya dari kalangan anak muda. Oleh sebab itulah, Abah Anton mengimbau supaya orang tua lebih meningkatkan kewaspadaannya dan selalu memantau buah hatinya.

“Di sisi lain, penguatan iman melalui ajaran agama juga sangat penting ditanamkan oleh orang tua agar anak-anaknya tidak terjerat tindak kriminal. Narkoba dan peredaran minuman keras (miras) yang sangat bebas, menjadi pemicu utamanya. Generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa hendaknya menjadi contoh dan garda terdepan dalam menciptakan stabilitas serta menumbuhkan kerukunan antar umat beragama,” imbau politisi PKB itu.

Dalam acara Safari Ramadan yang juga diikuti jajaran SKPD ini, Abah Anton menyampaikan berbagai aturan terkait pemberian bantuan ke masjid-masjid yang berbeda dari tahun lalu. “Ketatnya aturan dari pemerintah harus ditaati agar para pejabat negara tidak tersangkut permasalahan hukum. Jadi, kita selalu melangkah dan mengambil keputusan dengan ekstra hati-hati,” urainya.

Sedangkan untuk mecegah terjadinya berbagai tindak kejahatan, menurut orang nomer satu di Pemkot Malang itu, salah satu cara efektif yang bisa dilakukan saat ini adalah mengnyinergikan antara pemerintah dengan rakyat. “Ke dua elemen ini harus saling berkolaborasi untuk meminimalisir terjadinya berbagai tindak kejahatan. Warga harus segera melapor kepada pihak berwajib jika melihat indikasi adanya tindak kejahatan, sehingga bisa segera ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. (say/may)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2016/06/safari-ramadan-abah-anton-himbau-orang-tua-waspada/#ixzz4AygvM0Bu

Pasar Takjil Dongkrak Ekonomi dan Kunjungan Wisata

Pasar Takjil Dongkrak Ekonomi dan Kunjungan Wisata

Pasar Takjil Dongkrak Ekonomi dan Kunjungan Wisata

Lowokwaru, MC – Keberadaan Pasar Takjil atau Pasar Ramadan di sepanjang jalan Soekarno Hatta selain sebagai salah satu tujuan wisata kuliner sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat. Dengan adanya pasar takjil ini, terbukti pendapatan para penjual yang ada meningkat dibandingkan hari biasa. Jadi, keberadaan pasar takjil ini cukup membantu para pedagang kecil serta umat muslim yang mencari makanan dan minuman menjelang berbuka puasa.

Pasar Takjil di Jalan Soekarno Hatta yang selalu ramai dikunjungi warga menjelang berbuka puasa, Selasa (7/6)

Setidaknya, hal itulah yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, SH, M.Si., Selasa (7/6). Menurutnya, dari tahun ke tahun penjual di pasar takjil ini terus bertambah dan ini sebagai bukti bahwa keberadaannya sangat strategis. Di lima kecamatan yang ada di Kota Malang juga banyak pasar takjil, sehingga tidak semua warga harus ke jalan Soekarno Hatta.

Ditambahkan Kadisbudpar, bahwa tahun depan Disbudpar sebenarnya akan memindahkan lokasi pasar takjil ini ke dalam area Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) agar tidak mengganggu arus lalu lintas. “Tapi, berhubung jumlah pedagangnya terus bertambah dan jika dipindah ke area TKBJ tidak mungkin cukup, sehingga meski agak macet mohon warga memaklumi. Petugas dari kepolisian pun turut mengatur lalu lintas untuk mengurangi tingkat kemacetan,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan berbagai jenis makanan dan minuman di pasar takjil ini membawa daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang datang ke Kota Malang. Dengan demikian, nantinya akan turut meningkatkan kunjungan wisata. “Destinasi baru ini, merupakan salah satu ikon Kota Malang di bidang kuliner sehingga tidak heran jika setiap harinya banyak orang  tertarik mengunjungi pasar takjil ini,” urainya.

Menurut salah satu pengunjung pasar takjil, Khoirun Nisa, mengaku senang bisa membeli berbagai makanan dan minuman menjelang berbuka puasa. “Tempatnya luas, makanan dan minuman yang di tawarkan beragam serta harganya terjangkau. Saya merasa puas datang ke sini sekalian bisa jalan-jalan,” ujar perempuan berjilbab itu.

Di pihak lain, Muhammad Yasin, yang setiap tahun berjualan di area ini mengaku sangat terbantu dan dapat meningkatkan penghasilannya. Meski jam buka untuk berjualan hanya beberapa jam saja, laki-laki berumur senja itu bisa meraup keuntungan berlipat, yakni berjualan 26 jenis lauk pauk bisa meraih untung hingga tiga juta rupiah. “Kami sangat senang berjualan di sini dan semua dagangan saya selalu habis laris manis,” tukasnya gembira. (say/may)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2016/06/pasar-takjil-dongkrak-ekonomi-dan-kunjungan-wisata/#ixzz4AygSFdg4