Keakraban Wali Kota Saat Gala Dinner Rakernas Apeksi 2017

Keakraban Wali Kota Saat Gala Dinner Rakernas Apeksi 2017

Keakraban Wali Kota Saat Gala Dinner Rakernas Apeksi 2017

Klojen, MC – Gala Dinner Rakernas Apeksi ke-12 digelar di halaman Kantor Balaikota Malang, Selasa (18/7) malam. Acara tersebut dihadiri langsung ketua Apeksi yang juga Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Walikota Malang H. Moch Anton bersama dengan wali kota peserta Rakernas Apeksi se-Indonesia.
APEKSI: Walikota Malang, H Moch Anton memberikan cenderamata kepada Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany, Selasa (18/7).

Walikota Malang H. Moch Anton selaku tuan rumah, menyambut para peserta Rakernas Apeksi dengan ramah, penuh suasana keakraban dan persahabatan.

Dalam sambutannya, Walikota Malang mengatakan, keselarasan antar kepala daerah tingkat pemerintah kota se-Indonesia merupakan modal untuk bersama-sama dalam mengisi dan menyukseskan pembangunan daerah.

Karena itu, walikota yang akrab disapa Abah Anton itu sangat berharap jika Rakernas Apeksi ke-12 tahun 2017 ini mampu menghasilkan berbagai poin terkait rencana pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan Rakernas Apeksi tahun ini dapat berjalan dan membawa manfaat bagi pelaksanaan tugas pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan di daerah masing-masing,” kata Abah Anton.

Dikatakan pula, poin penting dalam rangka pembangunan di daerah, tak lain berujung pada peningkatan pelayanan publik hingga derajat paripurna dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Selain itu daya saing daerah juga harus ditingkatkan sehingga mampu berkompetisi di era global,” ujarnya.

Terkait acara gala dinner, Abah Anton mengatakan hal itu merupakan pengantar untuk menjalin keakraban dan persahabatan di antara para wali kota yang hadir dalam Rakernas Apeksi.

“Semoga kebersamaan kita yang terjalin dalam acara welcome dinner ini dapat menjadi pembuka jalan bagi hadirnya pemahaman, sinergitas serta kerja sama kita sebagai pemerintah kota. Sehingga dengan demikian kita dapat mengupayakan yang terbaik dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera,” kata Abah Anton.

Tak lupa pula dalam kesempatan tersebut, Abah Anton, mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rakernas Apeksi ke 12 tahun 2017 di Kota Malang.

“Saya mengucapkan selamat dan terima  kasih atas kehadiran serta kebersamaannya dan mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan selama penyelenggaraan Rakernas Apeksi di Kota Malang,” tutup Abah Anton.  (say/ram)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2017/07/keakraban-wali-kota-saat-gala-dinner-rakernas-apeksi-2017/#ixzz4nQbcpY23

Walikota Malang Ajak Semua Pihak Sukseskan Apeksi

Walikota Malang Ajak Semua Pihak Sukseskan Apeksi

Walikota Malang Ajak Semua Pihak Sukseskan Apeksi

Klojen, MC – Kota Malang menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi pada 18 Juli – 20 Juli 2017. Sebanyak 98 wali kota dari seluruh daerah di Indonesia dijadwalkan akan hadir dalam gelaran tersebut. Bukan itu saja, ribuan peserta Apeksi akan mewarnai Kota Malang dalam beberapa hari ke depan.
APEKSI: Walikota Malang H. Moch Anton menyapa dan mengajak ASN untuk mendukung sepenuhnya acara Rakernas Apeksi, Senin (17/7).

Mengingat hal itu, Walikota Malang H. Moch Anton mengajak seluruh komponen baik dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan lapisan elemen masyarakat agar menyukseskan Rakernas Apeksi pertama di Indonesia di Kota Malang.

Pesan itu disampaikan pria yang akrab disapa Abah Anton saat menggelar upacara bendera rutin yang dilaksanakan bersama Forkopimda Kota Malang di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Senin (17/7).

Dalam sambutannya, Abah Anton berharap Rakernas Apeksi yang digelar selama tiga hari ke depan bisa berjalan dengan baik dan sukses sesuai dengan harapan.

“Tentu sebagai tuan rumah saya mengajak kepada kita semua untuk mewujudkan rasa nyaman dan aman, keramahan serta menyukseskan kegiatan Rakernas Apeksi  2017,” kata Abah Anton.

Abah Anton menambahkan, terpilihnya Kota Malang sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi merupakan kebanggaan tersendiri karena itu tak lepas dari berbagai inovasi dan kreativitas yang tumbuh kembang di masyarakat, dan menjadi rujukan bagi kota lain untuk ingin menggali jauh di Kota Malang.

“Dan syukur Alhamdulillah, partisipasi warga pun terus meningkat sehingga pada akhirnya, penilaian nasional atas semangat kebersamaan dalam pembangunan Kota Malang harus mampu kita jaga selalu dan prestasi yang mampu diukir Kota Malang harus mampu kita tingkatkan serta kita tempatkan sebagai bentuk apresiasi serta kebanggan bersama,” ungkapnya.

Abah Anton, juga berharap melalui kegiatan rutin upacara bendera ini, digunakan sebagai wahana saling berkomunikasi, berkoordinasi dan bersilaturahmi. “Dengan adanya kebersamaan, saya percaya masalah yang terjadi dapat dipecahkan secara bersama-sama dan nantinya berujung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuh Abah Anton.

Abah Anton juga berharap, berbagai forum yang mengedepankan kebersamaan ini mampu menjadi salah satu jembatan untuk menguatkan komunikasi dan koordinasi.

“Pada kesempatan ini,  saya berharap agar seluruh elemen masyarakat baik itu TNI, Polri dan Pemerintah Kota Malang mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sebagai salah satu sendi penting untuk keberlangsungan kehidupan bernegara kita,” tandasnya. (say/cah/ram)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2017/07/walikota-malang-ajak-semua-pihak-sukseskan-apeksi/#ixzz4nF2qJnZC

Walikota Malang Apresiasi Kinerja Aparat dalam Memberantas Narkoba

Walikota Malang Apresiasi Kinerja Aparat dalam Memberantas Narkoba

Walikota Malang Apresiasi Kinerja Aparat dalam Memberantas Narkoba

Blimbing, MC – Kejaksaan Negeri Kota Malang melakukan pemusnahan barang bukti narkoba dan obat-obatan terlarang pada Senin (17/7) di halaman Kantor Kejaksaan yang ada di Jalan Panji Suroso. Barang bukti narkoba dan obat-obatan terlarang itu merupakan hasil dari proses pengungkapan yang dilakukan oleh Polres Malang Kota selama kurun waktu satu tahun terakhir.
MUSNAH: Perwakilan dari BNN, Walikota Malang, Kapolresta Malang Kota dan Kepala Kajari Malang saat pemusnahan barang bukti tindak kejahatan, Senin (17/7).

Hasilnya, sebanyak 160 gram ganja dari 96 perkara, 684,27 gram sabu-sabu dari 169 perkara dan 184.545 pil koplo dari 63 perkara berhasil diamankan aparat dan dilakukan pemusnahan terhadap barang haram tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Purwanto Joko Irianto, Walikota Malang H. Moch Anton dan Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan dan perawakilan dari BNN Kota Malang langsung melakukan pemusnahan.

Abah Anton, sapaan akrab Walikota Malang, sangat menyambut baik apa yang dilakukan para penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba. Pasalnya, narkoba merupakan musuh bersama dan bisa merusak kehidupan generasi penerus bangsa.

“Saya atas nama Pemkot Malang sangat mengapresiasi tindakan tegas aparat, karena ini adalah bagian perang melawan narkoba yang kini menjadi penyakit masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakan pula, kegiatan bersama antara Pemkot Malang, Kepolisian, Kejaksaan dan juga dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang untuk melakukan razia akan kembali dilakukan. “Operasi bersama ini sangat penting dalam upaya membantu memberantas peredaran narkoba di Kota Malang,” imbuh Abah Anton.

Sementara itu Purwanto Joko Irianto, menambahkan, pemusnahan barang bukti ini dari hasil ungkap perkara pada tahun 2016 lalu hingga saat ini. “Pemusnahan ini hasil perkara pada Juli 2015 lalu sampai saat ini,” ujarnya.

Dikatakan peran Pemkot Malang dan jajaran lainnya dalam memberantas narkoba sangat dibutuhkan, sehingga dengan adanya pemusnahan barang bukti itu menjadi komitmen bersama dalam menumpas peredaran narkoba di Kota Malang.

“Kejaksaan berharap agar penangkapan terhadap pelaku bisa membantu menumpas peredaran narkoba utamanya di kalangan anak muda,” pungkas Joko. (say/ram)

Sumber: http://mediacenter.malangkota.go.id/2017/07/walikota-malang-apresiasi-kinerja-aparat-dalam-memberantas-narkoba/#ixzz4nF2Tud3g

Kota Malang Raih Public Services Excellence Award 2017

 Kota Malang Raih Public Services Excellence Award 2017

Kota Malang Raih Public Services Excellence Award 2017

Surabaya, MC – Pemerintah Kota Malang menerima penghargaan WOW Public Services Excellence Award Jawa Timur 2017 bersama dengan Kabupaten Malang, Trenggalek dan Ngawi. Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian kegiatan The First WOW Service Day di Ballroom Shangri La Hotel, Jalan Mayjend Sungkono, Selasa (11/7).
PENGHARGAAN: Walikota Malang H. Moch Anton saat menerima penghargaan WOW Public Services Excellence Award Jawa Timur 2017 di Ballroom Shangri La Hotel, Jalan Mayjend Sungkono, Selasa (11/7).

MarkPlus, Inc menilai Kota Malang khususnya dengan inovasi pelayanan publik Layanan Pojok Braille (Lapo Bra) layak mendapat penghargaan tersebut karena program tersebut dinilai sangat memuaskan (Service Excellence).

Walikota Malang H. Moch Anton, menerima secara langsung penghargaan sebagai WOW Public Services Excellence Award Jawa Timur Tahun 2017 dari Jacky Mussry Deputy CEO (Chief Executive Officer) MarkPlus, Inc. Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang Drs. Djoko Yuwono Mulyono, M.Si dan Kabag Humas M. Nur Widianto, S.Sos.

Jacky Mussry menjelaskan, selama bertahun-tahun MarkPlus, Inc. telah menyelenggarakan ajang Service Excellence Award di berbagai kota di Indonesia. “Pada tahun 2017 ini, MarkPlus, Inc. kembali menyelenggarakan ajang ini dengan konsep yang lebih menarik dengan tajuk WOW Service Day 2017,” jelasnya.

Selain memberikan penganugerahan Service Excellence Award bagi perusahaan, kata dia, untuk pertama kalinya juga memberikan penghargaan atas layanan publik yang diberikan oleh pemerintah daerah yang dipandang telah memiliki “service spirit” luar biasa yang patut diteladani.

Acara ini juga diperkaya dengan sharing sessions dengan pemenang best practices dengan tema “Best Practice Sharing Session by Service Champion”.

“Kita langsung menghadirkan kepala daerah sebagai pembicara, sekaligus dilakukan sesi tanya jawab dan sharing sessions,” terang Jacky

Dalam sesi sharing Walikota Malang H. Moch Anton atau yang akrab disapa Abah Anton, menyampaikan bahwa berdasarkan data tahun 2016, di Kota Malang tercatat jumlah disabilitas tuna netra sebanyak 1.138 jiwa atau 0.12 % dari total jumlah penduduk Kota Malang.

“Pelayanan Pojok Braille di perpustakaan umum bagi penyandang tuna netra merupakan yang pertama di Jawa Timur, berbasis teknologi informasi dan ke depan akan ditambah dengan Al-Quran Braille,” ujar Abah Anton. (say/ram)